Rusa Tutul (Axis axis)
Rusa Tutul, juga dikenal dengan sebutan “spotted deer” dalam bahasa Inggris, merujuk pada sejumlah spesies rusa yang memiliki pola tutul atau bintik-bintik pada bulu mereka. Ini adalah kelompok rusa yang berasal dari berbagai daerah di dunia,
Penyebaran : Bangladesh; Bhutan; India; Nepal; Sri Lanka, diintroduksikan ke Indonesia.
Pakan : Herbivora (rumput-rumputan, jenis-jenis semak, daun, kulit dan buah)
Reproduksi : Vivipar 210-225 Hari. 1 Ekor
Berat Badan : 45 – 75 Kg.
Lifespan : 3 – 10 Tahun
Status Konservasi : Least Concern (LC)(IUCN)
Tahukah kamu ?
- Disebut Rusa tutul (kulit bintik-bintik putih)
- Rusa tutul jantan bersifat poligami. Rasio kawin jantan 2: 10-50 betina
- Pelari handal 60-65 km/jam untuk menghindari pemangsa
- Anak chital yang baru lahir bintik-bintik putih di tubuhnya lebih banyak, sebagai alasan berkamuflase dari pemangsa
- Hewan matriarkal (membentuk kawanan yangdipimpin oleh betina dewasa di dalam kelompok)
(EX) Extinct
(EW) Extinct in the wild
(CR) Critically Endangered
(EN) Endangered
(VU) Vulnerable
(NT) Near Threatened
(LC) Least Concern
(DD) Data Deficient
(NE) Not Evaluated
Keterangan
KETERANGAN :
(EX) Punah
(EW) Punah di alam liar
(CR) Terancam kritis
(EN) Terancam
(VU) Rentan terancam
(NT) Mendekati terancam,
(LC) Beresiko rendah
(DD) Kurang data
(NE) Tidak dievaluasi
