Buaya muara (Crocodylus porosus)
Buaya Muara (Crocodylus porosus) adalah salah satu spesies buaya terbesar dan paling berbahaya di dunia. Mereka juga dikenal dengan nama lain, seperti Buaya Air Asin atau Saltwater Crocodile dalam bahasa Inggris. Buaya Muara dapat ditemukan di berbagai wilayah pesisir dan perairan payau di wilayah Asia Tenggara, Australia, dan beberapa bagian Oseania.
Penyebaran : Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Sulawesi)
Pakan : Karnivora (ayam, bebek, karkas sapi dan mamalia lainnya)
Reproduksi : Ovipar 80-90 Hari (50-60 Butir)
Berat Badan : 150 – 300 Kg
Lifespan : 70 -112 tahun
Status Konservasi : Least Concern (LC) (IUCN), Appendix II (CITES)
Tahukah kamu ?
- Ukuran buaya muara Jantan dapat mencapai6-7 m dan betina 2,2-3,4 m.
- Eksotermik (suhu tubuh buaya berasal dari lingkungan di luar tubuhnya)
- Kulit buaya tampak bergerigi digunakan untuk menyerap panas dan menjaga suhu tubuhnya agar bisa beradaptasi
- Berjemur di bawah sinar matahari, maka suhu tubuh akan naik, dan untuk menurunkannya maka buaya akan membuka mulutnya lebar-lebar
- Buaya akan berpindah ke tempat yang lebih teduh ataupun masuk ke dalam air agar melindunginya dari matahari
- Kemampuan berenang 32 km/ jam dan 1 jam dibawah air. Di darat 17,6 km/ jam.
(EX) Extinct
(EW) Extinct in the wild
(CR) Critically Endangered
(EN) Endangered
(VU) Vulnerable
(NT) Near Threatened
(LC) Least Concern
(DD) Data Deficient
(NE) Not Evaluated
Keterangan
KETERANGAN :
(EX) Punah
(EW) Punah di alam liar
(CR) Terancam kritis
(EN) Terancam
(VU) Rentan terancam
(NT) Mendekati terancam,
(LC) Beresiko rendah
(DD) Kurang data
(NE) Tidak dievaluasi
